Showing posts with label Book's ^_^. Show all posts
Showing posts with label Book's ^_^. Show all posts
Unknown

Sedih? Merasa hidup tidak berjalan seperti yang diharapkan?lalu anda terus meratapi kesedihan itu dan terpuruk dalam ketitakberdayaan? Bacalah kisah ini, semoga bisa membuat kita tidak lupa untuk selalu memahami bahwa ada rahasia-Nya di balik setiap ketetapan-Nya.
         Alkisah, dua malaikat bertamu ke rumah sebuah keluarga kaya. Keluarga itu memiliki rumah yang sangat megah dengan pekarangan yang luas. Ketika dua malaikat itu meminta izin untuk bermalam disana, ternyata mereka bersikap kasar dan tidak mengizinkan kedua malaikat itu tidur diruang tamu. Malaikat itu ditempatkan di kamar belakang yang lebih mirip gudang dengan debu dimana-mana.
          Ketika mereka hendak tidur, malaikat yang lebih tua melihat dinding kamar itu tampak retak. Ia pun langsung memperbaikinya sehingga retakan itu menjadi tak terlihat. Menyaksikan peristiwa itu, malaikat yang lebih muda bertanya, "mengapa engkau memperbaiki dinding kamar ini? Bukankah keluarga ini sangat kikir dan memperlakukan kita dengan kasar?". Malaikat yang lebih tua pun menjawab, "tenanglah! Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya."
         Pada malam berikutnya, kedua malaikat itu bertamu ke rumah seorang petani yang sangat miskin. Setelah membagi makanan seadanya yang ia miliki, sang petani mempersilahkan kedua malaikat itu untuk tidur di kamarnya. Keesokan harinya, malaikat menemukan petani dan istrinya sedang menangis tersedu-sedu karena sapi mereka, yang merupakan sumber pendapatan mereka satu-satunya terbujur kaku. Melihat kesedihan petani itu, malaikat yang lebih muda merasa geram, dan langsung bertanya kepada malaikat yang lebih tua, "mengapa kau biarkan hal itu terjadi? Keluarga yang pertama memiliki segalanya, tapi engkau menolong menambalkan dinding kamarnya yang retak. Padahal, mereka sungguh sangat kikir dak kasar kepada kita. Lalu, petani ini dan istrinya yang begitu baik, mengapa engkau membiarkan sapi mereka mati?'
Malaikat yang lebih tua menjawab, "tenanglah! Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya. Ketika kita bermalam di rumah keluarga yang kaya itu, aku melihat ada emas tersimpan di lubang dinding kamar itu. Karena sang tuan rumah begitu tamak dan tidak mau berbagi hartanya dengan orang-orang miskin disekitarnya, aku pun menutup dinding yang retak agar ia tidak menemukan emas itu. Sementara tadi malam, ketika kita tidur di kamar petani ini, malaikat maut datang untuk mengambil istrinya. Aku pun langsung memberikan sapinya agar malaikat maut tidak jadi mengambil istrinya. Percayalah, sesuatu tidak selalu kelihatan sabagaimana adanya.
Begitulah ketika kita hanya menilai sesuatu berdasarkan penilaian kita. Kita menggerutu ketika melihat suatu peristiwa berjalan tidak sesuai harapan. Padahal, seandainya memiliki iman, kita hanya perlu percaya bahwa alloh selalu memiliki rencana indah dibalik setiap peristiwa yang kita alami.
        Alloh maha kuasa untuk berbuat kepada hambaNya. Dengan mudah Alloh bisa memberi kita sesuatu, tapi dengan gampang pula Alloh bisa mencabut segala sesuatu yang sudah kita miliki. Percayalah, dalam kesulitan yang menimpa kita, terdapat rahmat Alloh yang begitu besar. Alloh yang maha mengetahui ingin menguji, sejauh mana kita yakin dan percaya akan kuasaNya untuk menolong hamba-hambaNya yang mau berserah diri kepadaNya.
Begitu pula dalam kenikmatan yang kita terima, percayalah, di balik semua itu terdapat rahasia Allloh yang perlu kita tangkap. Alloh yang maha mengawasi ingin menguji, sejauh mana kita mau bersyukur atas limpahan nikmatNya yang kita terima selama ini, meski hanya kedipan mata dan napas yang tak pernah terputus.
 
Unknown


Mental adalah jembatan dimana pikiran kita berjalan menuju tindakan. Jembatan itu akan runtuh, jika ia dilalui oleh benak yang sarat pikiran yang melebihi kemampuan jiwa mewadahinya. Jika yang sebaliknya terjadi, hidup seseorang akan kehilangan efesiensi dan efektifitas.
Sembilan langkah terapi Mental
Langkah-langkah  aplikatif untuk memperbaiki cara kita merasa atau mentalitas kita dapat dirumuskan secara sederhana dalam kalimat berikut :
Pengarahan + penguatan + kontrol + Doa = terapi mental
Pengarahan berarti bahwa perasaan-perasaan kita harus diberi arah yang jelas, yaitu arah yang akan menentukan motifnya. Misalnya, mengapa anda harus gembira atau bersedih. Setiap perasaan haruslah mempunyai alasan lahir yang jelas. Itu hanya mungkin jika perasaan dikaitan secara kuat dengan pikiran kita.
Penguatan berarti kita harus menemukan sejumlah sumber tertentu yang akan menguatkan perasaan itu dalam jiwa kita. Ini secara langsung terkait dengan  unsur keyakinan, kemauan, dan tekad  yang dalam yang memenuhi jiwa, sebelum kita melakukan suatu tindakan.
Kontrol berarti kita harus memunculkan kekuatan tertentu dalam diri yang berfungsi mengendalikan semua warna perasaan diri kita.
Doa berarti bahwa kita mengharapkan adanya dorongan ilahiyah yang berfungsi membantu semua proses pengarahan, penguatan, dan pengendalian bagi mental kita.
Rumusan tersebut kita jabarkan lebih jauh dalam sembilan langkah berikut :
Langkah I
Berusahalah untuk menghadirkan Allah dalam kesadaran anda, dan rasakan bahwa andalah yang paling bertanggungjawab di hadapan-Nya atas diri anda sendiri. Saat anda merasakan adanya kontrol Alloh secara langsung atas diri anda, anda akan menemukan kekuatan tertentu untuk mengendalikan diri dalam melawan godaan kerendahan untuk melakukan kemaksiatan.
Langkah II
Kuatkan rindu anda untuk dapat bertemu  dengan Alloh pada tempat tertinggi dalam surga, sehingga anda berpeluang melihat langsung wajah anda di akhirat nanti. Jika rindu anda tidak terbatas, anda akan merasakan bahwa dorongan batin itu telah muncul dalam diri anda sendiri. Itu akan memberi anda kekuatan untuk melakukan kebaikan.
Langkah III
Pertajam mata hati dan nurani anda, agar ia dapat menangkap setiap gejala dosa sejak dini. Jika anda sensitif terhadap dosa, anda akan menemukan sifat rasional dari nurani. Ini akan membuat anda senantiasa berorientasi masa depan dan selalu terdorong untuk melakukan ibadah-ibadah murni sebagai sumber mata air nurani
Langkah IV
Tenang! Itulah yang harus anda usahakan melekat dalam diri anda dalam segala situasi kejiawaan dan peristiwa kehidupan. Anda akan menjadi lebih tenang jika anda mau, selalu diam (tidak berbicara kecuali sangat penting), mampu menahan amarah, dan tidak mengharap atau terpengaruh dengan komentar dan perhatian orang lain. Sebab, orientasi anda adalah kebenaran, bukan pengakuan.
Langkah V
Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain, baik dengan sanjungan mereka, apalagi dengan kritik mereka. Berusahalah untuk konsisten dengan nilai dan prinsip anda. Untuk itu, anda harus percaya diri dan berusaha menghindari semua tindakan yang tidak beralasan. Ini akan memberi anda orisinalitas kepribadian.
Langkah VI
Kuatkan daya tahan tahan anda terhadap berbagai tekanan hidup dan perubahan- perubahan lingkungan sosial, ekonomi, politik, dan kehidupan secara umum. Untuk itu, anda harus belajar menunda kebutuhan-kebutuhan sesaat anda, khusunya yang bersifat biologis. Lakukanlah puasa dan jangan pernah berhenti bertawakal kepada Allah.
Langkah VII
Belajar  mencintai orang lain dengan cara yang kuat dan jujur. Untuk itu, anda harus belajar memperhatikan memberi dan berkehendak baik pada orang lain.
Langkah VIII
Berusahalah mempertahankan kegembiraan dan kelapangan jiwa anda setiap saat. Berusahalah mempertahankan keceriaan wajah anda, gunakan bahasa yang baik dala komunikasi, dan belajarlah memahami orang lain lebih banyak.
Langkah IX
Hindarilah diri anda dari kekosongan dan kehampaan. Jangan sampai akal anda kosong dari ilmu, jiwa anda kosong dari imam, dan fisik anda kosong dari perilaku yang baik. Kekosongan jiwa bererti membuka pintu bagi stan untuk masuk secara bebas.

Unknown



Demokrasi,satu pranata yang telah banyak menyihir dunia. Kebebasan adalah  paling sentral dalam demokrasi. Diskursus seputar demokrasi, masih tetap hangat, terlebih kalangan gerakan islam. Ada dua sikap ekstrim tentang demokrasi, ada yang begitu memujanya sebagaimana pernyataan Francis Fukuyama dalam bukunya “The End of History”, tetapi di sisi lain ada yang memandang sistem ini sebagai penyebab hancurnya sistem kemanusiaan, keluar dari nash-nash Qur’an, dan lain sebagainya. Bagaimana bersikap terhadap fenomena demokrasi ini?
Anis matta dengan ide briliannya memberikan inspirasi terutama bagi para pegiat harakah islamiyah agar tidak bersikap ekstrim : terlalu mendewakan ataupun antipati menolaknya. Ide-ide besar anis matta, merupakan refleksi dari terminology Sayyid Quthub, yakhtalituuna walakin yatamayyazuun (bergaul dan bercampur dengan masyarakat tapi tidak terlarut di dalamnya)
 Setiap individu dalam masyarakat demokrasi sama dengan masyarakat yang lain. Semua sama-sama bebas dalam berpikir, berekpresi, dalam bertindak, dan memilih jalan hidup. Tidak boleh ada rasa takut, tidak boleh ada tekanan terutama dari militer. Kebebasan hanya di batasi oleh kebebasan yang sama.
 Fungsi Negara hanyalah memfasilitasi masyarakat untuk hidup bersama secara damai. Negara bertugas melindungi setiap individu dan setiap entitas untuk hidup menurut cara mereka. Dasar yang digunakan Negara untuk bekerja adalah kesepakatan bersama antar warga Negara, sesuatu yang kemudian kita sebut konstitusi, undang-undang atau hukum.
 Maka semua orang menikmati demokrasi. Para kapitalis menikmati demokrasi karena inilah paying politik yang memberi akses ke semua sudut pasar potensial. Para buruh juga menikmati demokrasi karena inilah paying politik yang memberi perlindungan hak-hak dan kebebasan bekerja. Dakwah juga menikmati demokrasi karena disini para dai’ menemukan kebebasan untuk bertemun dan berinteraksi secara terbuka dan langsung dengan semua objek dakwah.
  Tapi, kenikmatan ini ada harganya. Terutama bagi dakwah. Kita memang bebas berdakwah, tapi para pelaku kemungkaran juga bebas melakukan kemungkaran. Yang berlaku di sini bukan hukum benar-salah, tapi hukum legalitas. Sesuatu itu harus legal, walaupun salah. Dan, sesuatu yang benar tapi tidak legal adalah salah. Begitulah aturan main demokrasi.
 Yang kemudian harus kita lakukan adalah bagaimana mengintegrasikan kebenaran dan legalitas. Bagaimana membuat sesuatu yang salah dalam pandangan agama menjadi tidak legal dalam pandangan hukum positif. Secara terbalik, itu pulalah yang dilakukan para pelaku kejahatan, para mafia narkoba harus mencuci uangnya agar bisa menjadi hak milik yang legal.
         Maka penetrasi kekuasaan dalam Negara demokrasi harus dilakukan dengan urutan-urutan. Pertama, menangkanlah wacana public agar opini public berpihak kepada kita. Kedua, formulasikan wacana itu ke dalam draf hukum untuk di menangkan dalam wacana legislasi melalui lembaga legislative. Kemenangan legislasi ini menjadi legitimasi bagi Negara untuk mengeksekusinya. Ketiga, pastikan bahwa para eksekutif pemerintah melaksanakan dan menerapkan hukum tersebut.
 Jadi, itulah tiga pusat kekuasaan dalam Negara demokrasi : wacana public, legislasi, dan eksekusi. Pengadilan itu lembaga netral. Signifikan tapi tidak menentukan proses pembentukan struktur kehidupan masyarakat. Melakukan penetrasi ke tiga pusat kekuasaan itu bukanlah pekerjaan mudah. Kita akan menemui banyak ranjau saat hendak membentuk opini public untuk memenangkan wacana public. Sebab wacana public adalah dunia tanpa batasan.
 Jadi, misalnya kita ingin menghabisi pornografi di Negara ini, susunlah struktur gagasan yang kuat untuk meyakinkan public betapa merugikannya pornografi bagi kehidupan kita. Jika kita menang di sini, buatlah sebuah rancangan undang-undang untuk membasmi segala bentuk pornografi. sekali lagi, jika kita menang disini, kontrollah secara ketat apakah pemerintah melaksanakannya secara baik atau tidak. Kalau tidak, kita tuntut pemerintah.
 Demikianlah dakwah harus bekerja di era demokrasi. Ada kebebasan yang kita nikmati bersama. Tapi, juga tersedia “ cara tersendiri” untuk mematikan kemungkaran dan melakukan penetrasi kekuasaan. Anggaplah ini sebuah seni yang harus dikuasai para politisi dakwah.(dwiS)


.
Unknown

TIGA LANGKAH MERUBAH KARAKTER :
1.      Melakukan perbaikan dan pengembangan pada cara berpikir, sebut saja dengan terapi kognitif
2.      Melakukan perbaikan dan pengembangan pada cara merasa, sebut saja terapi mental
3.      Melakukan perbaikan dan pengembangan pada cara berperilaku, sebut saja dengan terapi fisik

Selain mengikuti  tiga langkah di atas, kita juga perlu mengikuti beberapa kaidah umum yang berlaku pada semua latihan pengembangan diri, yaitu sebagai berikut :
1.      Kaidah kebertahapan : proses perubahan, perbaikan, dan pengembangan harus dilakukan secara bertahap
2.      Kaidah kesinambungan : anda harus tetap berlatih seberapa pun kecilnya porsi latihan tersebut, nilainya bukan pada besar atau kecilnya, tetapi pada kesinambungannya.
3.      Kaidah momentum : pergunakan berbagai momentum peristiwa untuk fungsi pendidikan dan latihan, misalnya menggunakan bulan ramadhan untuk mengembangkan sifat sabar, kemauan yang kuat, kedermawanan, dan seterusnya
4.      Kaidah motivasi intrinsik : jangan pernah berpikir untuk memiliki karakter yang kuat dan sempurna, jika dorongan itu tidak benar2 lahir dari dalam diri anda sendiri, atau dari kesadaran anda akan hal itu
5.      Kaidah pembimbing : anda mungkin bisa melakukannya seorang diri, tetapi itu tidak akan sempurna. Jadi, anda membutuhkan seorang kawan yang berfungsi sebagai guru

TERAPI KOGNITIF

Sepuluh Langkah Terapi Kognitif
      Langkah-langkah aplikatif untuk memperbaiki cara berpikir dapat dirumuskan dalam kalimat berikut :
Pengosongan + Pengisian + Kontrol + Doa = Terapi Kognitif
Pengosongan berarti mengosongkan benak kita dari berbagai bentuk pemikiran yang salah, menyimpang, dan tidak berdasar, baik dipandang dari sumber-sumber keagamaan maupun pandangan akal yang lurus.
Pengisian berarti mengisi kembali benak kita dengan nilai-nilai baru dari sumber keagamaan kita ; sesuatu yang membentuk kesadaran baru, logika baru, arah baru, dan lensa baru dalam cara memandang berbagai masalah, peristiwa dan nilai.
Kontrol berarti kita harus mengontrol pikiran-pikiran baru yang melintas dalam benak kita, sebelum berkembang menjadi gagasan yang utuh
Doa berarti bahwa kita mengharapkan unsur pencerahan illahi dalam cara berpikir kita

Selanjutnya, kita menjabarkan rumus tersebut kedalam sepuluh langkah berikut ;
Langkah I
Tanyakanlah kepada diri anda tentang apa dan siapa saja yang mempengaruhi pemikiran anda? Mungkin itu orang tertentu, pikiran tertentu, nilai tertentu atau peristiwa tertentu.


Langkah II
Cobalah untuk mengevaluasi pikiran –pikiran itu, untuk kemudian merumuskan kembali nilai-nilai hidup anda! Yaitu, nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan.
Langkah III
Luaskan wawasan dan pengetahuan anda, tentang pengetahuan apa saja, dan tentu secara khusus wawasan dan pengetahuan agama, secara terus menerus. Atau jadilah pembelajar seumur hidup!
Langkah IV
Tanyalah diri anda setiap saat dengan pertanyaan ini, “ Dengan cara apa anda ingin bertemu Alloh di Akhirat?” jawaban atas pertanyaan ini selanjutnya menjadikan dasar anda untuk merumuskan  visi dan misi hidup anda, serta idealisme atau nilai-nilai tertinggi yang anda junjung tinggi dalam hidup anda.
Langkah V
Lawanlah setan pada langkah pertama! Kontrol semua lintasan pikiran yang lewat dalam jiwa dan benak anda! Inilah cognitif contol yang akan memberi anda kesadaran berkesinambungan. Untuk itu, anda harus menyediakan pikiran baik sebagai pengganti pikiran buruk yang melintas dalam benak dan jiwa anda!
Langkah VI
Renungkanlah! Lakukan hal tersebut untuk menciptakan kejernihan dalam pemikiran serta pendalaman dalam penghayatan hidup anda! Biasakanlah beri’tikaf beberapa menit dalam sehari atau beberapa saat dalam sepekan.
Langkah VII
Biasakan mencatat setiap gagasan baru yang muncul dalam pemikiran anda setiap saat. Jangan merasa cengeng untuk memiliki diary. Atau jika anda ingin lebih keren, simpanlah gagasan itu dalam data base komputer anda.
Langkah VIII
Lakukan perjalanan dari waktu ke waktu secara teratur untuk melihat lebih banyak pojok dunia dan lebih banyak sisi kehidupan. Itu akan memperkaya kesadaran hidup anda! Akan tetapi, hal itu memerlukan perencanaan yang baik dan juga investasi yang memadai.
Langkah IX
Tulislah karakter buruk yang ingin anda hilangkan dari diri anda dan karakter baik yang ingin anda miliki, serta mudharat dan manfaat masing-masing  karakter itu. Kesadaran akan manfaat dan keuntungan adalah sumber kekuatan pengendalian diri.
Langkah X
Berdoalah kepada Alloh SWT untuk memperoleh karakter yang anda inginkan dari diri anda! Sebut nama karakter itu satu persatu. Ulangi doa tersebut setiap saat, terutama bila ada momentum yang tepat.




Sumber : Membentuk karakter cara ISLAM, karya : M. Anis Matta


Unknown
Add caption

Senam otak sangat mudah dilakukan dan sederhana. Gerakan senam otak haruslah dilakukan secara berurutan. Awali dengan minum air putih secukupnya guna membantu memberikan energy langsung ke otak, membantu pencernaan, dan metabolism tubuh. Anda dapat melakukan nya hanya dengan menghabiskan waktu sekitar 7 menit setian berlatih….
Urutan gerakannya sebagai berikut :
1.      Minum air putih secukupnya
2.      Lakukan pernapasan perut (menghirup, lalu mengeluarkannya kembali sebanyak 4 hingga 8 kali)
3.      Melihat ke kanan dan ke kiri selama 4-8 kali dengan melakukan pernapasan perut
4.      Santai selama 4-8 kali pernapasan perut
5.      Letakkan kaki rata di atas lantai. Ujung-ujung jari tangan dan kaki saling bersentuhan selama 4-8 kali pernapasan perut.
6.      Rentangkan kedua tangan anda seluas dan senyaman mungkin. Gerakan ini dilakukan untuk memadukan otak. Sementara itu, bayangkan otak kiri dan kanan menjadi satu, dengan menyatukan kedua tangan selama 4-8 kali pernapasan perut
7.      Sentuh titik-titik di bagian kepala bagian kiri dan kanan selama 4-8 kali dengan pernapasan perut
8.      Silangkan kaki secara bergantian sebanyak 10-25 kali

Selain brberapa hal diatas, hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesegaran otak adalah sebagai berikut:
1.      Hindari rasa stress, cemas, dan depresi
2.      Hindari polusi karena udara polusi dapat mengakibatkan berkurangnya oksigen yang terserap ke otak sehingga otak tidak dapat berkembang dengan optimal
3.      Makanlah makanan yang bergizi
4.      Berolahraga secara teratur untuk menjaga keseimbangan otak dan memaksimalkannnya…

Sumber      : Buku Dahsyatnya Senam Otak, Karangan : As’adi Muhammad

Mau tau apa saja gerakan-gerakan senam otak yang lebih spesifik??tunggu postingan selanjutnya ^0^//