Dwi Susanti

TIGA LANGKAH MERUBAH KARAKTER :
1.      Melakukan perbaikan dan pengembangan pada cara berpikir, sebut saja dengan terapi kognitif
2.      Melakukan perbaikan dan pengembangan pada cara merasa, sebut saja terapi mental
3.      Melakukan perbaikan dan pengembangan pada cara berperilaku, sebut saja dengan terapi fisik

Selain mengikuti  tiga langkah di atas, kita juga perlu mengikuti beberapa kaidah umum yang berlaku pada semua latihan pengembangan diri, yaitu sebagai berikut :
1.      Kaidah kebertahapan : proses perubahan, perbaikan, dan pengembangan harus dilakukan secara bertahap
2.      Kaidah kesinambungan : anda harus tetap berlatih seberapa pun kecilnya porsi latihan tersebut, nilainya bukan pada besar atau kecilnya, tetapi pada kesinambungannya.
3.      Kaidah momentum : pergunakan berbagai momentum peristiwa untuk fungsi pendidikan dan latihan, misalnya menggunakan bulan ramadhan untuk mengembangkan sifat sabar, kemauan yang kuat, kedermawanan, dan seterusnya
4.      Kaidah motivasi intrinsik : jangan pernah berpikir untuk memiliki karakter yang kuat dan sempurna, jika dorongan itu tidak benar2 lahir dari dalam diri anda sendiri, atau dari kesadaran anda akan hal itu
5.      Kaidah pembimbing : anda mungkin bisa melakukannya seorang diri, tetapi itu tidak akan sempurna. Jadi, anda membutuhkan seorang kawan yang berfungsi sebagai guru

TERAPI KOGNITIF

Sepuluh Langkah Terapi Kognitif
      Langkah-langkah aplikatif untuk memperbaiki cara berpikir dapat dirumuskan dalam kalimat berikut :
Pengosongan + Pengisian + Kontrol + Doa = Terapi Kognitif
Pengosongan berarti mengosongkan benak kita dari berbagai bentuk pemikiran yang salah, menyimpang, dan tidak berdasar, baik dipandang dari sumber-sumber keagamaan maupun pandangan akal yang lurus.
Pengisian berarti mengisi kembali benak kita dengan nilai-nilai baru dari sumber keagamaan kita ; sesuatu yang membentuk kesadaran baru, logika baru, arah baru, dan lensa baru dalam cara memandang berbagai masalah, peristiwa dan nilai.
Kontrol berarti kita harus mengontrol pikiran-pikiran baru yang melintas dalam benak kita, sebelum berkembang menjadi gagasan yang utuh
Doa berarti bahwa kita mengharapkan unsur pencerahan illahi dalam cara berpikir kita

Selanjutnya, kita menjabarkan rumus tersebut kedalam sepuluh langkah berikut ;
Langkah I
Tanyakanlah kepada diri anda tentang apa dan siapa saja yang mempengaruhi pemikiran anda? Mungkin itu orang tertentu, pikiran tertentu, nilai tertentu atau peristiwa tertentu.


Langkah II
Cobalah untuk mengevaluasi pikiran –pikiran itu, untuk kemudian merumuskan kembali nilai-nilai hidup anda! Yaitu, nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan.
Langkah III
Luaskan wawasan dan pengetahuan anda, tentang pengetahuan apa saja, dan tentu secara khusus wawasan dan pengetahuan agama, secara terus menerus. Atau jadilah pembelajar seumur hidup!
Langkah IV
Tanyalah diri anda setiap saat dengan pertanyaan ini, “ Dengan cara apa anda ingin bertemu Alloh di Akhirat?” jawaban atas pertanyaan ini selanjutnya menjadikan dasar anda untuk merumuskan  visi dan misi hidup anda, serta idealisme atau nilai-nilai tertinggi yang anda junjung tinggi dalam hidup anda.
Langkah V
Lawanlah setan pada langkah pertama! Kontrol semua lintasan pikiran yang lewat dalam jiwa dan benak anda! Inilah cognitif contol yang akan memberi anda kesadaran berkesinambungan. Untuk itu, anda harus menyediakan pikiran baik sebagai pengganti pikiran buruk yang melintas dalam benak dan jiwa anda!
Langkah VI
Renungkanlah! Lakukan hal tersebut untuk menciptakan kejernihan dalam pemikiran serta pendalaman dalam penghayatan hidup anda! Biasakanlah beri’tikaf beberapa menit dalam sehari atau beberapa saat dalam sepekan.
Langkah VII
Biasakan mencatat setiap gagasan baru yang muncul dalam pemikiran anda setiap saat. Jangan merasa cengeng untuk memiliki diary. Atau jika anda ingin lebih keren, simpanlah gagasan itu dalam data base komputer anda.
Langkah VIII
Lakukan perjalanan dari waktu ke waktu secara teratur untuk melihat lebih banyak pojok dunia dan lebih banyak sisi kehidupan. Itu akan memperkaya kesadaran hidup anda! Akan tetapi, hal itu memerlukan perencanaan yang baik dan juga investasi yang memadai.
Langkah IX
Tulislah karakter buruk yang ingin anda hilangkan dari diri anda dan karakter baik yang ingin anda miliki, serta mudharat dan manfaat masing-masing  karakter itu. Kesadaran akan manfaat dan keuntungan adalah sumber kekuatan pengendalian diri.
Langkah X
Berdoalah kepada Alloh SWT untuk memperoleh karakter yang anda inginkan dari diri anda! Sebut nama karakter itu satu persatu. Ulangi doa tersebut setiap saat, terutama bila ada momentum yang tepat.




Sumber : Membentuk karakter cara ISLAM, karya : M. Anis Matta


Label: edit post
Reaksi: 
0 Responses

Post a Comment