Dwi Susanti

Rindu itu sebuah perasaan yg bersemi karena jarak pertemuan yang terlalu lama. *mungkin bs diartikan begitu..hehee

Rindu..ya begitulah yang aku rasakan, pertanyaannya rindu pd siapa?? Sahabat, pacar,suami atokah gebetan?**ngawur.com
Rindu pada malaikat-malaikat kecilku, malaikat kecil yang ada di Sekolah dasar islam terpadu "Permata Bunda" dan di SMP 6 Semarang..

Mereka sama ngangeninnya..
Permata-permata kecil masih gigih menagih janjiku untuk datang kesana.. "bu santi sekarang udah bulan oktober, katane mw datang bulan april?" **cm bs nyengiiir
Ada lagi..
"bu kapan mau datang ke sini?skrg aku udah kls lima lho buu..kapan b.santi datang?? ..
Hehee *nyengiiir lagi

Kalo malaikatku yg di SMP lucu-lucu, terutama kesan dan pesan dr mereka sblm kt berpisah..saya ambilkan beberapa sampel saja..hehe
1. bu dwi tu asyiik orange, nggak pernah marah, tipe2 guru idamanku bangeet. Kece, nggak galak, cantik, baik, segala-galanya deh. Bu..jangan lupain kami walaupun kadang ngesel-ngeselin. Tetep semangat bu!!! " **garuk2 jd salah tingkah ni :D
2. bu dwi jangan tingggalkan kami, saya suka di ajar bu dwi, walopun saya agak nakal tapi saya minta maaf sebesar-besarnya ..*hehe..sadar juga ni anak :D
3. bu dwi yang paling cantik dari atas sampai bawah, rasanya seneng diajar sm bu dwi yang sabar, cantik dan baik hati. Semoga bu dwi menjadi orang sukses
4.bu dwi kalau sedang KBM sering berkelompok jadinya seru. Jangan lupa sama saya ya bu. Selama diajar bu dwi kesannya sangat menyenangkan.
5. bu dwi kalo lagi KBM gak gampang marah, kalo sekali marah...pedes..sumpah. Sukses ya bu.

*subhanalloh....
Bahagia rasanya jadi seorang guru, terima kasih untuk semuanya anak-anakku, bu santi/bu dwi tidak akan pernah melupakan kalian smw kecuali kalo lupa (?)hee.
Label: 2 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti


Kami memahami makna marketing sebagai dakwah, karena pada dasarnya dakwah ini adalah menjual dan mempromosikan nilai Islam yang kita yakini kebenarannya. Makna mempromosikan dan menjual ini memang menjadi unik karena seringkali kita melihat dakwah hanya sebatas konten yang akan kita sampaikan. Padahal jika melihat dalam kacamata umum, seseorang tidak mungkin melihat sesuatu lebih detail ketika ia tidak tertarik dengan tampilan luarnya. Oleh karena itu dalam prosesi marketing LDK ini perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain :

  1. Konten
  2. Sasaran / segmentasi objek dakwah
  3. Pengemasan
  4. Pemasaran / promosi
  5. Closing / transaksi / kesepakatan

Hal-hal yang diperhatikan ini memang tampak seperti menjual produk, memang kita dalam berdakwah ini akan berurusan dalam penjualan produk yang sudah Allah berikan kepada kita melalui Nabi Muhammad. Konten dalam hal marketisasi LDK terkait kepada value atau materi yang akan disampaikan, kita perlu memahami kebutuhan objek dakwah kita dan menyesuaiakan konten yang akan disampaikan dengan keberterimaan objek dakwah. Sasaran adalah target market yang menjadi penerima agenda dakwah kita, objek dakwah haruslah terklasifikasi dan tersegmentasi agar tepat tujuan, contoh : agenda tabligh untuk semua mahasiswa, agenda tasyakuran akbar untuk mahasiswa tingkat satu, agenda diklat mahasiswa muslim untuk mahasiswa tingkat dua, agenda survival untuk mahasiswa tingkat tiga dan career sharing untuk mahasiswa tingkat empat. Pengemasan dalam konteks agenda dakwah seputar bagaimana pencitraan yang akan timbul kepada masyarakat kampus. GAMAIS ITB mencoba mencitrakan LDK yang lembut dan ramah, hal ini terimplementasikan dalam berbagai bentuk, salah satu nya publikasi kami yang selalu tampak lucu. Selain itu penamaan kegiatan yang tampak “ramah di mata dan telinga” seperi metamorphosis, look inside my environtment, GAMAIS PEDULI, A-day, BBQ, dan lain-lain. Pemasaran terkait bagaimana kita bisa menjual agenda ini dengan baik, prosesi penjualan paling efektif adalah melalui kader LDK itu sendiri, bagaimana seorang kader mampu berkomunikasi dan menjual agenda dakwah kita, disinilah menjadi sebuah tadhrib amal tersendiri bagi kader LDK untuk belajar bagaimana menjadi da’i dalam arti sesungguhnya, yakni menyeru dan mengajak. Selanjutnya yang terakhir adalah closing, dimana telah terjadi kesepahaman antara da’i dan mad’u dimana seorang mad’u bersedia menerima nilai yang kita sampaikan atau dalam konteks kegiatan LDK, seorang mad’u sepakat untuk mengikuti cara yang kita rencanakan.

Dalam menjalankan amanah dakwah tentunya syiar menjadi sebuah tahapan yang selalu digunakan. dalam skematik dakwah di masyarakat. Syiar mempunyai sebuah posisi dalam mengubah masyarakat umum menjadi masyarakat yang semi-afliasi dengan Islam.pertanyaan nya apakah syiar kita sudah memenuhi kaidah manajemen yang baik agar dakwah kita efesien dan efektif ? pada dasarnya dalam menentukan arah gerak syiar selalu berbasis pada sirah  nabawiyah. Melihat dan memahami langkah bagaimana Rasul melakukan manuver dakwah hingga Islam bisa berada di seluruh pelosok  dunia ini.

Serigkali kita berbicara mengenai bagaimana menyentuh masa kampus, bagaimana menyusun agenda dakwah, bagaimana strategi syiar ramadhan dan lain sebagainya. Akan tetapi, kita sering lupa bahwa kita bukanlah event organizer biasa, kita adalah jundullah yang mempunyai peran lebih dalam masyarakat. seorang kader dakwah kampus bukanlah EO, melainkan seorang da’i, oleh karena itu jika berbicara tentang bagaimana marketisasi yang terbaik, saya akan langsung mengatakan bahawa marketisasi terbaik adalah ketika kita sebagai kader dakwah secara terus-menerus direct seliing atau mengajak secara langsung melalui lisan kita kepada objek dakwah untuk bergabung dalam barisan dakwah kita. Untuk itu semua saya menyadari bahwa kunci dalam dakwah adalah komunikasi. Allah mengajarkan kepada kita untuk berdakwah dengan hikmah dan dengan cara yang baik. Dalam kaitannya dengan komunikasi adalah bagaiamana kita bisa menyampaikan konten dakwah dari Allah dengan cara terbaik mungkin agar diterima oleh masyarakat.



Algoritma berpikir kita dalam menyampaikan sesuatu, yang saya jabarkan secara singkat sebagai berikut :
  1. Tentukan Pesan apa yang mau disampaikan. Seorang pengirim pesan perlu memahi isi pesan yang akan disampaikan. Dengan pemahaman yang baik akan berdampak pada penjiwaan dalam bergerak, dan efektifitas tingkat ketersampaian pesan.
  2. Menentukan metode atau sarana yang akan digunakan dalam menyampaika pesan, kita harus pandai memilih cara, salah memilih akan berdampak besar dalam keberlanjutan dakwah kita.
  3. Memastikan apakah penerima pesan sudah siap untuk menerima pesan yang akan kita sampaikan, pemahaman objek dakwah diperlukan disini.
  4. Algoritma berpikir ini sangat penting dipahami, akan tetapi algoritma ini tidak akan berguna jika seorang kader tidak memahami pesan, sarana dan penerima pesan.
Dalam skala individu pun bisa kita lakukan, dengan tetap memperhatikan pola berpikir ini, pola berpikir sales. Saya mencoba mengajak kepada seluruh kader dakwah untuk menerapkan cara berpikir bahwa dakwah ini adalah ”jualan”, dengan harapan akan ada perubahan tampilan dakwah dimana kita bisa menggunakan cara berpikir “konten samawi, pengemasan Ardhi”.  Oleh karena itu diperlukan penanaman jiwa marketing ini pada semua kader, karena kader adalah sales dakwah kita di kampus.




Menganalogikan Da’i sebagai penjual dan objek dakwah sebagai pembeli merupakan analogi yang tepat, ketika produk dakwah kita tidak diterima, maka jangan menyalahkan objek dakwah, justru ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengevaluasi dan memperbaiki produk dan pengemasan dakwah kita. Sebagai penutup bagian ini saya akan menyampaikan 5 parameter yang bisa digunakan dalam menilai apakah syiar kita sudah efesien, efektif dan andal.

1. Cash flow
    dalam perencanaan keuangan pada agenda syiar haruslah berpegang pada nilai balance cashflow atau bahkan surplus cashflow. dakwah butuh jihad, dan jihad butuh dana. Pendanaan yang baik akan membuat syiar kita tidak terkesan dipaksakan dan bisa optimal. Syiar yang baik tidaklah harus mahal. Akan tetapi cocok dan sesuai dengan kebutuhan objek dakwah. disinilah perencanaan syiar harus memikirkan dana, jangan sampai dana yang ada terlalu besar. Walau memang dengan rencana anggaran yang besar, bisa menjadikan kader dakwah kreatif dalam menggalang dana. Sebuah lembaga dakwah kampus seharusnya bisa menghasilkan uang dalam jumlah besar. kebebasan finansial membuat sebuah LDK bisa mandiri serta independen dari semua pihak.

2. Appreciation
   apresiasi ini adalah tanggapan atau respon dari semua stakeholder yang terkait dengan agenda yang di adakan. Apresiasi pertama tentu dilihat dari perserta atau objek dri agenda yang dibuat. Apakah mereka puas dan senang dengan agenda yang disusun. karena tujuan syiar ini adalah mentransformasi objek dakwah yang masi belum tau menjadi tau. Penilaian termudah dalam melihat apresiasi adalah dengan adanya orang-orang yang tergabung dalam simpatisan dakwah. dalam hal ini peran data sangat penting untuk di gunakan dan berdungsi dalam melihat evaluasi agenda dakwah. Stake holder lainnya seperti pengisi acara, pihak yang diajak kerjasama dana, donatur, dsb. Apresiasi dari mereka sangat penting karena tanpa mereka agenda  dakwah ini tidaklah akan berjalan dengan lancar.

3. Participation
    ada dua pihak dalam hal partisipasi, pihak panitia dan pihak objek dakwah itu sendiri.  partisipasi pihak panitia sangat penting. kita ini jamaah dakwah sehingga keberhasilan dakwah ini tampak pada
kebertambahan keimanan para subjek dakwah. dan pada hakekatnya setelah agenda dakwah sesuai dengan sirah, seharusnya terjadi pertambahan subjek. Partisipasi dari massa kampus atau objek dakwah akan agenda kita, bisa dilihat dari cara mereka merespon dan mendukung agenda kita. Apakah hanya sebagai pengunjung atau juga memberikan dukungan lainnya.

4. Value
    Selalu ada fikroh atau pemikiran yang akan disampaikan dalam setiap syiar kita. Penyebaran fikroh ini menjadi sebuah misi dalam dakwah  kita. Selain itu nilai yang kita maksudkan sejatinya bisa menjadi corong opini dan mengubah pola pikir dari objek dakwah kita. Dengan selalu berpegang pada value yang akan disampaikan, dakwah ini akan senantiasa selalu pada asholahnya. Pentingnya penentuan value juga harus diperhatikan. Jangan sampai nilai atau pesan yang disampaikan kontraproduktif, karena tidak sesuai dengan kebutuhan objek.

5. Documentation
    dokumentasi menjadi hal yang sangat mahal. kebiasaan diantara kita semua dokumentasi seringkali  terlupakan. sehingga tidak ada hal yang bisa diturunkan ke penerus kita di lembaga dakwah. Ada dua hal yang haru terdokumentasi dengan baik. pertama dokumentasi data seperti notulensi rapat,proposal, ide-ide, dan lain-lain.. kedua dokumentasi foto dan film kegiatan. penyimpanan data ini juga harus terorganisir dengan baik sehingga bisa jadi warisan penting bagi penerus dakwah kita di masa yang akan datang

Ditulis oleh
Ridwansyah yusuf achmad



Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti

Dari Abu hurairah ra., berkata, Rasulullah Saw. Bersabda: "berpesan-pesan baiklah kamu sekalian terhadap wanita karena sesungguhnya orang perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya.oleh karena itu, bila kamu memaksa dalam meluruskannya maka akan hancurlah ia, dan bila kamu tinggalkan maka ia akan bengkok selama-lamanya. Maka berpesan-pesan baiklah terhadap wanita"
(Riwayat Bukhari dan muslim)
Dalam riwayat lain dikatakan : " Orang perempuan itu seperti tulang rusuk, bila kamu memaksa dalam meluruskannya maka berarti kamu menghancurkannya, dan bila kamu hanya ingin bersenang-senang dengannya maka kamu bisa merasa puas tetapi ia akan tetap bengkok"
Dalam riwayat muslim dikatakan : "sesungguhnya orang perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk ; tidak ada jalan yang tepat bagimu untuk meluruskannya. Bila kamu hanya ingin bersenang-senang dengannya maka kamu bisa merasa puas tetapi ia tetap bengkok, dan bila kamu memaksa dalam meluruskannya maka berarti kamu menghancurkannya. Dan hancur itu berarti bercerai.

Sumber : Terjemah Riyadhus Shalihin 1, Bab. Pesan terhadap Wanita
Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti

Written By Yeni Mulati Afifah Afra on Selasa, 05 Februari 2013 | 17.53
Syair Afifah Afra
Wahai kekasih
Sisakanlah ruang dalam hatimu
Agar sebagian hatiku memasukinya
Menyelusup dan bertengger nyaman
Di dalamnya

Tak banyak yang kuminta
Hanya sepetak sempit
Sangat sempit pun tak apa
Karena kutahu
Ada banyak ruang dalam hatimu
Sebagaimana banyak ruang dalam hatiku
Yang terisi hati-hati yang lain
: Kuberharap, jangan kau gusur cinta-cinta itu
 Hanya untuk menampung cintaku
Aku tak akan meminta
Kau kosongkan hatimu
Untuk menampung hatiku
Karena ruang dalam hatimu terlampau lebar
Sedang hatiku terlampau kerdil
Tidak, tidak, duhai kasih…
Cintaku padamu
Tak akan membuatmu bahagia
Bahagia nan hakiki
Jika tak dihias dengan cinta-cinta yang lain
: Terutama sebuah cinta nan teramat agung
 Cinta untuk Yang Maha Agung
Sedangkan tekad cintaku
Adalah membuatmu bahagia, 
Selamanya
Hingga kita bertemu di surga
Usai melewati mimbar-mimbar yang terbuat dari cahaya-Nya
Di hari yang tiada naungan
Selain naungan-Nya
Wahai kekasih
Aku bukanlah bahan baku pencetak bahagia
Aku hanya pelengkapnya
Yang kau butuhkan
Mungkin hanya takaran kecil
Sekecil ruang yang kau sediakan untukku
Namun, Duhai Kasih
Setakaran kecil pun
Semoga mampu membuat jiwamu menari
Karena cinta laksana butir mutiara
Ia renik, namun amat mahal harganya
Maka
Kumemohon
Sediakan sebuah ruang
Kecil saja
Agar mutiara itu menghiasi hatimu
Menyemarakkan hati
Yang sebelumnya
Telah diisi mutiara-mutiara lain
Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti
Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti

Agil sama Ara! Teteh mau jualan opak dulu ya
Ya Teh…
Jangan lupa bilang sama Abah ya!
Ya Teh…
Ya,
Mau permen…
Permen, permen apa?
Permen apa aja…
A.., Teteh berangkat dulu ya…
Ya Teh…

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti
Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti

1. Pembersihan Kulit
 Bersihkan wajah dengan wardah Cleanser, lalu diikiti dengan menggunakan Wardah facial wash
2. Pengangkatan Sel-sel kulit mati
Gunakan Wardah facial Scrub dua hari sekali atau Wardah peeling cream seminggu sekali untuk menghilangkan kotoran yang menumpuk dan menyumbat pori-pori
3. Pemijatan Wajah
Lakukan menggunakan wardah facial massage cream untuk membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga nutrisi dapat diserap optimal. Dengan pemijatan, wajah menjadi rileks dan segar.
4. Pengencangan Kulit Wajah
Gunakan wardah facial mask seminggu sekali untuk membantu melembabkan, mengencangkan, dan mengembalikan vitalitas kulit selama traveling
5. Penyegaran Kulit
Wardah Hydrating Toner memberikan rasa dingin dan segar serta dapat meringkas pori-pori kulit. Formulanya non alkohol sehingga kulit tidak menjadi kering dan iritasi.
6. Penutrisian Kulit
Wardah Intensive Night Cream mengandung zat-zat yang mampu memelihara kekenyalan kulit menjaga kelembutan kulit.
Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti
Mengapa harus dakwah sosial media??
Terkadang pertanyaan tersebut muncul dari beberapa aktivis dakwah kampus,
Kali ini saya mencoba berbagi ilmu yang saya dapat ketika mengikuti kelas Syiar media & komunitas dalam rangkaian acara IMSS FSLDKN XVI 2012..

Ok... mari coba kita jabarkan satu-persatu, kenapa kita harus dakwah sosial media?
1. Karena pengguna internet terbesar didunia adalah benua ASIA, dan indonesia menempati posisi ke- 4 sebagai pengguna internet terbesar di Asia
2. Indonesia salah satu negara yang membebaskan rakyatnya untuk berekspresi, oleh karenanya ADK wajib memanfaatkan peluang itu untuk berdakwah
3. Indonesia menempati urutan ke- 2 sebagai negara pengguna FB  terbesar di dunia
4. Indonesia menempati posisi ke- 1 sebagai pengguna twitter  didunia,
5. Dakwah melalui sosial media murah
6. Dakwah sosial media masuk ke titik personal seseorang, karena rata-rata pengguna FB & Twitter diakses melalui HP
7. Pengulangan materi yang disampaikan dapat masuk ke target

Setelah kita mengetahui alasannya coba kita masuk ke tahap selanjutnya, yaitu strategi :
1. Fokus, selalu fokus pada tema yang kita sampaikan.
2. Tajam, bahasa yang digunakan tajam dan terus istiqomah
3. konsisten, konsisten untuk terus menuliskan kebaikan-kebaikan melalui sosial media, kemudian muncul pertanyaan , bagaimana jika kita kehabisan materi yang akan disampaikan?atau hari ini gak ada inspirasi? Saat itu pemateri menyampaikan gunakan saja Riyadush Shalihin, hadist2 yang ada dibuku tersebut jika dituliskan bisa bwt bikin status satu tahun :)

Tips dakwah sosial media :
1. Kenali segmen
2. Hindari perdebatan
3. Update Informasi
4. Memperluas wawasan
5. Jangan berhenti belajar
6.Bahasa sesuai dengan yang diajak bicara

Contoh dakwah sosial media yang "Berani" : komunitas satu jari, indonesia tanpa JIL
Demikian yang dapat saya bagi dari kelas yang telah saya ikuti semoga bermanfaat untuk teman-teman yang berjuang dalam lingkaran dakwah.
Pemateri kelas syiar media & komunitas : Hafidz Ary Nurhadi
Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti


 “MASKER PUTIH TELUR”. Tidak hanya mengecilkan pori-pori, ia juga efektif untuk mencerahkan wajah. Selain itu, masker dari kuning telur bisa digunakan untuk melembapkan dan menghaluskan kulit. Ternyata, satu butir telur yang kecil memiliki khasiat yang besar untuk mengatasi problem kulit kering, kulit berminyak, ataupun kulit kombinasi. Ikuti cara mudahnya!
Bahan-bahan:
1 butir telur – disarankan untuk memilih yang organik atau telur kampung
Cara Membuat Masker Putih Telur:
1.     Pisahkan putih telur dari kuning telur
2.     Kocok putih telur dengan menggunakan garpu sampai berbusa
3.     Pastikan busanya sudah mengental dan membentuk busa yang lebih padat.
Cara Pemakaian Masker:
1.     Bersihkan wajah dengan pembersih wajah
2.   Dengan menggunakan foundation brush (atau jari-jari tangan apabila kamu tidak memiliki foundation brush), aplikasikan masker putih telur di seluruh wajah, kecuali area mata.
3.   Diamkan beberapa menit sampai lapisan masker mengering ditandai dengan sulitnya kamu untuk menggerakkan bagian wajah.
4.   Bersihkan masker dari wajah dengan menggunakan air hangat dan handuk.
5.  Gunakan es batu untuk “menutup” pori-pori pada wajah 
Khasiat Masker Putih Telur:
Putih telur membantu menyerap kelebihan minyak pada wajah sehingga cocok untuk kamu yang memiliki kulit berminyak dan ampuh untuk mengecilkan pori-pori. Selain itu, ia juga mencerahkan dan mengencangkan kulit wajah.  
Cara Membuat Masker Dari Kuning Telur:
1.     Pisahkan putih telur dari kuning telur
2.     Gunakan garpu bersih untuk memecahkan bagian kuning telur.
Cara Aplikasi Masker Kuning Telur:
1.     Gunakan foundation brush (atau jari-jari tangan apabila kamu tidak memiliki foundation brush) untuk mengaplikasikan kuning telur di seluruh wajah, kecuali area mata.
2.     Aplikasikan sedikit dan secukupnya saja secara merata
3.     Diamkan beberapa menit sampai lapisan mengering ditandai dengan sulitnya kamu untuk menggerakkan bagian wajah.
4.     Bersihkan kulit dari sisa-sisa masker pada wajah menggunakan handuk dan air hangat. 
Khasiat Masker Kuning Telur:
Kuning telur berkhasiat untuk melembapkan, dan melembutkan kulit sehingga kulit kamu akan terasa  lembut dan halus seketika. 
Kamu disarankan untuk melakukan ritual masker putih telur dan dilanjutkan dengan masker kuning telur, 1x setiap minggunya. Tetapi untuk kamu yang memiliki kulit sangat berminyak atau cenderung berjerawat dapat mencoba ritual masker putih telur saja. Coba lakukan dan buktikan sendiri khasiatnya pada kulit kamu!

Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: 
Dwi Susanti


Mental adalah jembatan dimana pikiran kita berjalan menuju tindakan. Jembatan itu akan runtuh, jika ia dilalui oleh benak yang sarat pikiran yang melebihi kemampuan jiwa mewadahinya. Jika yang sebaliknya terjadi, hidup seseorang akan kehilangan efesiensi dan efektifitas.
Sembilan langkah terapi Mental
Langkah-langkah  aplikatif untuk memperbaiki cara kita merasa atau mentalitas kita dapat dirumuskan secara sederhana dalam kalimat berikut :
Pengarahan + penguatan + kontrol + Doa = terapi mental
Pengarahan berarti bahwa perasaan-perasaan kita harus diberi arah yang jelas, yaitu arah yang akan menentukan motifnya. Misalnya, mengapa anda harus gembira atau bersedih. Setiap perasaan haruslah mempunyai alasan lahir yang jelas. Itu hanya mungkin jika perasaan dikaitan secara kuat dengan pikiran kita.
Penguatan berarti kita harus menemukan sejumlah sumber tertentu yang akan menguatkan perasaan itu dalam jiwa kita. Ini secara langsung terkait dengan  unsur keyakinan, kemauan, dan tekad  yang dalam yang memenuhi jiwa, sebelum kita melakukan suatu tindakan.
Kontrol berarti kita harus memunculkan kekuatan tertentu dalam diri yang berfungsi mengendalikan semua warna perasaan diri kita.
Doa berarti bahwa kita mengharapkan adanya dorongan ilahiyah yang berfungsi membantu semua proses pengarahan, penguatan, dan pengendalian bagi mental kita.
Rumusan tersebut kita jabarkan lebih jauh dalam sembilan langkah berikut :
Langkah I
Berusahalah untuk menghadirkan Allah dalam kesadaran anda, dan rasakan bahwa andalah yang paling bertanggungjawab di hadapan-Nya atas diri anda sendiri. Saat anda merasakan adanya kontrol Alloh secara langsung atas diri anda, anda akan menemukan kekuatan tertentu untuk mengendalikan diri dalam melawan godaan kerendahan untuk melakukan kemaksiatan.
Langkah II
Kuatkan rindu anda untuk dapat bertemu  dengan Alloh pada tempat tertinggi dalam surga, sehingga anda berpeluang melihat langsung wajah anda di akhirat nanti. Jika rindu anda tidak terbatas, anda akan merasakan bahwa dorongan batin itu telah muncul dalam diri anda sendiri. Itu akan memberi anda kekuatan untuk melakukan kebaikan.
Langkah III
Pertajam mata hati dan nurani anda, agar ia dapat menangkap setiap gejala dosa sejak dini. Jika anda sensitif terhadap dosa, anda akan menemukan sifat rasional dari nurani. Ini akan membuat anda senantiasa berorientasi masa depan dan selalu terdorong untuk melakukan ibadah-ibadah murni sebagai sumber mata air nurani
Langkah IV
Tenang! Itulah yang harus anda usahakan melekat dalam diri anda dalam segala situasi kejiawaan dan peristiwa kehidupan. Anda akan menjadi lebih tenang jika anda mau, selalu diam (tidak berbicara kecuali sangat penting), mampu menahan amarah, dan tidak mengharap atau terpengaruh dengan komentar dan perhatian orang lain. Sebab, orientasi anda adalah kebenaran, bukan pengakuan.
Langkah V
Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain, baik dengan sanjungan mereka, apalagi dengan kritik mereka. Berusahalah untuk konsisten dengan nilai dan prinsip anda. Untuk itu, anda harus percaya diri dan berusaha menghindari semua tindakan yang tidak beralasan. Ini akan memberi anda orisinalitas kepribadian.
Langkah VI
Kuatkan daya tahan tahan anda terhadap berbagai tekanan hidup dan perubahan- perubahan lingkungan sosial, ekonomi, politik, dan kehidupan secara umum. Untuk itu, anda harus belajar menunda kebutuhan-kebutuhan sesaat anda, khusunya yang bersifat biologis. Lakukanlah puasa dan jangan pernah berhenti bertawakal kepada Allah.
Langkah VII
Belajar  mencintai orang lain dengan cara yang kuat dan jujur. Untuk itu, anda harus belajar memperhatikan memberi dan berkehendak baik pada orang lain.
Langkah VIII
Berusahalah mempertahankan kegembiraan dan kelapangan jiwa anda setiap saat. Berusahalah mempertahankan keceriaan wajah anda, gunakan bahasa yang baik dala komunikasi, dan belajarlah memahami orang lain lebih banyak.
Langkah IX
Hindarilah diri anda dari kekosongan dan kehampaan. Jangan sampai akal anda kosong dari ilmu, jiwa anda kosong dari imam, dan fisik anda kosong dari perilaku yang baik. Kekosongan jiwa bererti membuka pintu bagi stan untuk masuk secara bebas.

Label: 0 komentar | edit post
Reaksi: